Aku Kau Dan Ibumu


1_650766018l“Lebih baik kamu pergi!!!, anak saya sudah sembuh, kau tak perlu repot-repot untuk menjenguknya” Ucap seorang ibu dengan nada sinis sambil menutup pintu rumahnya.

Anak muda itu berlalu dengan wajah murung dan sedikit rasa kesal dihatinya, apakah aku begitu hina dimatanya…? apakah aku tidak ada bedanya dengan sampah yang berserakan dijalanan…? Anak muda itu bertanya dalam hati sambil bergegas menghampiri sepeda motor yang ia parkir ditepi jalan, lalu ia pun berlalu meninggalkan rumah mewah yang tak pernah akrab dengan dirinya itu.

Hari terus berganti tanpa ada sedikit peubahan pun pada Anak muda itu, dia tetap menjadi dirinya, tetap seorang anak muda penganguran berambut gondrong yang hanya kenal musik rock dan dunia malam, sampai akhirnya terjadi pertengkaran antara dia dan wanita pujaan hatinya.

“Kamu kemana saat aku butuh suport kamu…? kamu keman saat aku berjuang menahan rasa sakit di badanku ini…?” Ucap Sherly pada Anak muda itu.

“Aku ada Sher,,, aku selalu ada buat kamu.” ucap Anak muda itu mencoba menenangkan Sherly.

“Apa kau bilang, kau ada…? 2 minggu aku berbaring sakit, tapi mana, kau tak juga datang untuk menjengukku. bukan kali ini saja bahkan saat aku merayakan hari ulang tahunku kau pun tak datang kan…?” Ucap Sherly semakin kesal.

“Kamu gak ngerti Sher… kamu gak tau sebenarnya…” Ucap Anak muda itu

“Apa yang aku gak ngerti….? kamu yang sibuk dengan Band mu itu…? apa kamu yang sibuk dengan teman2 nongkrong mu itu…? jawab yang….?” Air mata pun keluar dari mata Sherly menandakan bahawa ia tak kuat dengan keadaan yang dia terima.

“Waktu itu aku datang sher… waktu kamu sakit, waktu kamu ultah, aku selalu datang, tapi ada yang kamu tidak tau Sher…” Ucap Anak muda itu sambil menyapu air mata Sherly yang makin berlinang.

“Apa yang aku gak tau…? jawab yang… jawab…?” Ucap Sherly ditengah isak tangisnya.

“Mama kamu sher, mama kamu tak pernah menginginkan kehadiranku, Dia gak suka sama aku, dia benci aku Sher, mungkin karena aku anak urakan dan pengangguran sher…” Anak muda itu menjelaskan keadaan yang sebenarnya.

“kamu sadar sekarang…? aku udah bilang dari dulu aku udah minta kamu buat berubah dari dulu, tapi semua belum terlambat. kamu mau berubah buat aku sekarang…? mulai detik ini.” Ucap Sherly sambil menatap mata anak muda itu.

“Aku gak bisa sher.. ini hidupku buatku musik adalah bagian dari hidupku.. aku gak bisa bohongin diriku sher..” Jawab Anak muda itu sambil melepaskan pelukan sherly.

“Jadi kamu lebih milih musikmu dari pada Aku…? jadi kamu lebih milih gaya hidup urakanmu dari pada aku…? aku nyesel yang…” Lalu Sherly pun pergi berlalu meninggalkan Anak muda itu yang masih tak mengerti akan apa yang harus dia perbuat.

“Maafin aku Sher…” Anak muda itu berlari mengejar Sherly yang pergi meninggalkannya. namun sherly tak perduli dan terus pergi semakin jauh meninggalkan Anak muda itu.

Setelah kejadian itu Anak muda itu selalu gelisah seakan ada yang hilang dari kehidupannya, seakan hidupnya sudah tak berarti lagi. sampai akhirnya Anak muda itupun mengerti dengan apa yang harus dia perbuat,

“Aku ingin hidup normal aku ingin kehidupan yang wajar, aku sudah bosan dengan semua hinaan tentang diriku,” Ucap anak muda itu sambil melapas anting-anting  yang melekat di telinganya, diambilnya cermin kecil disudut kamarnya lalu dia berkaca memandangi rambut panjang kusam yang selama ini dia banggakan. “selamat tinggal,maaf aku harus memotongmu, maaf aku harus menyakitimu dengan tajamnya gunting tukang potong rambut nanti.”

“Bu.. pak… aku pamit, aku ingin merubah kehidupanku, aku sudah bosan mengecewaka ibu dan bapak, aku akan mencoba mencari kerja bu..” Anak Muda itu meminta restu pada kedua orang tuanya.

“Selalu ada jalan menuju kebaikan nak, pergilah… doa kami selalu menyertaimu” Ucap sang ibu sambil memeluk tubuh anak sulungnya itu.

Kurang lebih satu bulan Anak muda itu mencoba merantau di kota metropolitan dan akhirnya diapun bekerja disebuah perusahaan yang berbaik hati mau mempekerjakan dia yang polos tanpa pengalaman kerja apaun.

Waktupun terus berjalan, sekarang Anak muda itu sudah bisa menghidupi dirinya sendiri, sampai akhirnya dia tersadar dan teringat akan Sherly wanita yang telah dia sia-sikan, lalu lelaki itupun pulang kekampung halamannya dengan satu harapan Sherly akan senang melihat dirinya yang sekarang.

“Aku datang Sher.. ini aku.. ini aku yang kamu minta kan…? kamu senang kan melihat aku yang sekarang…?” Ucap Anak muda itu saat dia bertemu dengan Sherly.

“Aku senang kamu berubah, Tapi alangkah lebih senangnya aku kalau kamu berubah dari dulu, bukan sekarang.” Jawab Sherly singkat

“Kenapa Sher.. apa aku salah…?” Tanya Anak muda itu heran

“Kamu gak salah, waktu yang tidak berpihak pada kita” Jawab sherly

“Ada apa sih Sher…?” Anak muda itu semakin bingung.

“Maafkan aku, aku sudah gak bisa kaya dulu lagi, aku sudah milik orang lain” Jawab sherly dengan mata berkaca-kaca lalu pergi meninggalkan Anak muda itu…

Pupuslah sudah semua harapan Anak Muda itu, tinggalah kengan manis yang masih tersisa terbungkus rapi dan terkubur dalam direlung jiwa yang paling dalam.

“Terima kasih Sher.. Terima kasih Tante.. Kalian berdua yang telah menyadarkanku dalam mimpi panjangku, sehingga aku mengerti akan arti kehidupan yang sesungguhnya,” Ucapku dalam hati setelah menyelesaikan tulisan ini.

75 responses to this post.

  1. PERTAMAAAAAXXXXXXXX dulu Mas…… hohohoohhhohoho :D
    (Senangnya bukan main)

    Balik dulu, baru mau belajr besok UTS euy he he he….

    #Septa Bilang : Semoga Sukses UTS nya kang… he he he ;)

    Reply

  2. salam hangat!! sehangat rumah ini yg selalu ramai oleh sahabat2 blogger..!!!
    maju terus sep!!!! semangat. :)

    Reply

  3. Posted by kwarsakristalin on October 14, 2009 at 12:45 am

    hhmmm…Tuhan selalu memberi yg terbaik walau menurut kita mungkin tidak…salam kenal :)

    Reply

  4. Posted by Nita on October 14, 2009 at 1:39 am

    kyana kisah nyata nie…
    tetep semangat wujudin mimpi lo sob…
    *sahabat gak kan pernah mati* :)

    Reply

  5. curhat colongan….. hahaiiii….

    Reply

  6. emang lo pernah gondorng cuy?? :lol: :lol:

    Reply

  7. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

    Reply

  8. Hidup adalah perjalanan mengupas ARTI dan MAKNA HIDUP itu sendiri.. hanya bagi yang mau mengambil HIKMAH dari perjalanan itu sendiri

    Reply

  9. waduw,,sadis nian itu ibu yah

    Reply

  10. Posted by METY on October 14, 2009 at 7:11 am

    Hebat a……… rayakan hri2mu dgn kehadiran para blogger&saya selaku penikmatx akn sll menunggu crita2x!!!!!! a ngetikx alon2,bnyk yg slh ngetik ma krng pembendaharaan kt2x….

    Reply

  11. Hmm, tragis endingnya. Tapi, cari lagi lahh…

    Reply

  12. hiduplah krn dirimu sendiri dan Tuhanmu , semua perjalanan hidup, sebuah keinginan dan sebuah penantian tidak selamanya sesuai kenyataan..tetap sabar bro…

    salam, ^_^

    Reply

  13. tetaplah bersyukur dan ambil hikmah dari setiap kejadian… di luar sana masih byk yg lebih tragis dari kisah yg di ceritan ini…
    keep spirit..

    Reply

  14. Tuhan memiliki rencana lain dan terindah buatmu kawan..tetap semngat

    Reply

  15. zzzZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ (hayuh bangun) ^_^…V

    Reply

  16. begitulah kehidupan, tak ada yang mulus…karena Tuhan maha mengetahui dan maha adil untuk seluruh perjalanan huidup Hambanya…

    Reply

  17. orang sabar , ikhlas dan taat itulah kuncinya hidup/…..

    Reply

  18. Posted by irfan on October 14, 2009 at 5:44 pm

    hahahaii
    jdi nih bener2 kisah loe ..
    mantap .. mantap ..
    sukses slalu buat karya loe ..

    Reply

  19. hai, Septa..salam kenal ya… :)
    suka nulis cerpen juga ya? sama dwunk ;)

    Reply

  20. kasih ibu sepanjang masaaaaaa brooo…..

    Reply

  21. pernah juga aku ngalamin kayak gitu (nggak persis sih) tapi buktinya sekarang kami sudah punya anak satu. yang penting pasang muka nggak tahu diri :-)

    Reply

  22. septa jangan sedih ya.. berarti ada seseorang yang lebih baik menunggu septa, di suatu tempat.. disuatu masa nanti.. sabar aja :D

    Reply

  23. Perjalanan belum usai. Keep digging the life!
    Salam

    Reply

  24. ceritanya menyentuh hati bang
    hahahaha

    Reply

  25. wew, nyata ya bang??

    Reply

  26. salam kenal……
    mampir bang…..
    cerita yang seppp….

    salam

    Reply

  27. nice story :)

    Reply

  28. sungguh mengharukan,hehehehe
    lebih menyedihkan lagi membaca postingan ini mengingatkan saya pada ibu say.

    salam hangat

    Reply

  29. Walau pengorbanannya sia-sia tetapi jika itu mengarah kepada kebaikan akan membawa manfaat juga bagi dirnya dan orang lain. Wanita kan bukan hanya Sherley tho mas.
    Salam hangat dari Surabaya

    Reply

  30. aduuhh kasiaaaann………….. hahaha yg sabar ya nak…. nanti pasti bny sherly yg lebih baik bakal muncul untukmu… :-)

    Reply

  31. bila ingin berubah ya ikhlaskan diri, bukan karena orang lain agar perubahan kita jujur sesuai nurani. dan perubahan itu dilihat oleh yang maha kuasa

    Reply

  32. Ini cerpen atau pengalaman pribadi yang tertuang dalam sebuah cerpen, ya?

    Reply

  33. Numpang kenalan, ceritanya menyentuh. Ini fakta bener ga sih

    Reply

  34. Mampir ke gubukku ya

    Reply

  35. Posted by peri on October 17, 2009 at 3:57 am

    ehm telat sih berubah nya *kacian cowo dicerita ini ma w mao*hahaaha

    Reply

  36. hiks…..terharu nih!!!

    Reply

  37. Terus dari patah hati itu terciptalah sebuah lagu. Biasanya giti. Judulnya apa? :)

    Reply

  38. mantap, dari pertengahan cerita sampai ke akhir bagus banget ceritanya. tapi di awal-awal agak kurang sreg.

    jujur, gw nangis. dikit.

    Reply

  39. hiks hiks sedih. emang kadang hidup ga seindah impian kita, tapi yakin aja lah mungkin dia bukan jodoh dikau, dan ada yang lebih baik dari dia yang Tuhan kan kasih ke dikau. Semangat!

    makasih udah dateng ke acara launching komunitas kami ya. sangat berarti banget lohhhh. ke PB kan? see you there yaaa.. kita poto2 lagihhhh ^^

    Reply

  40. kapan update lagi ne?

    Reply

  41. Aku sedang bersedih hati :(

    Reply

  42. Numpang lewat…

    Reply

  43. salam kenal aja deh…link back yah….

    Reply

  44. berkunjung lagiiiii

    Reply

  45. Setelah ngunjungin mertua, jawab kuis ya…
    Disini. :)

    Reply

  46. Nice story bro.
    saya tidak terlalu suka cerita2 model begini, tapi saya membaca ini jadi agak2 suka.
    keep writing bro.

    Reply

  47. “Jadi kamu lebih milih musikmu dari pada Aku…? jadi kamu lebih milih gaya hidup urakanmu dari pada aku…? aku nyesel yang…” –saya ndak begitu suka sama quote ini. *soalnya saya membayangkan terjadi pada diri saya sendiri, dan njenengan sukses membuat saya trenyuhh!!*

    makasii kang :D

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.